You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jaksel Siagakan 200 Pasukan Oranye Saat Malam Takbiran
photo Doc - Beritajakarta.id

Jaksel Siagakan 200 Pasukan Oranye Saat Malam Takbiran

Sebanyak 200 petugas kebersihan atau pasukan oranye di Jakarta Selatan disiagakan saat perayaan malam takbiran nanti. Ratusan petugas itu akan disebar di titik-titik keramaian.

Ada 200 petugas yang siaga agar besok paginya sudah bersih

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan, Syarifudin mengatakan, saat malam takbiran biasanya akan ada konsentrasi warga di tempat ibadah serta lainnya. Karena itu, pihaknya menyiapkan petugas untuk membersihkan sampah setelah perayaan malam takbiran selesai.

"Malam kami akan bekerja membersihkan sampah ssetelah takbiran selesai. Ada 200 petugas yang siaga agar besok paginya sudah bersih," ujarnya, Kamis (14/6).

Hari Pertama Lebaran, Transjakarta Beroperasi Mulai Pukul 09.00

Menurut Syarifudin, meskipun sebagian warga Jakarta Selatan sudah mudik Lebaran, namun pihaknya tetap menyiagakan petugas untuk menjaga wilayah ini tetap bersih.

"Petugas disiagakan juga untuk melayani warga yang tidak mudik. Jadi wilayah tetap bersih dari sampah," ucapnya.

Ia menambahkan, volume sampah pada saat libur Lebaran biasanya akan meningkat di tempat-tempat tertentu saja. Misalnya di tempat ibadah dan tempat wisata.

"Di permukiman, volume sampah berkurang, bergeser ke tempat ibadah dan tempat wisata," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati